What to do in Manado

 

Apa sih yang terlintas saat mendengar kata Manado? Bubur Manado? Ikan bumbu woku? Dabu-dabu? Eh, kenapa makanan semua ya? Maklumlah..

Tapi memang Manado terkenal dengan masakannya yang sudah tak asing lagi. Gue sendiri penggemar sejati masakan Manado. Kalau sudah bingung dan jenuh mau makan apa, masakan Manado jadi pilihan yang tak mungkin gagal.

What to do in Manado

Nah, dengan challenge dari GO-JEK kemarin, gue dan Pinneng mengexplore kota Manado, mulai dari makanannya, spot-spot seru untuk nongkrong sampai diving. Penasaran dengan cara kami menyelesaikan tantangan GO-JEK di Makassar dan Palu?, monggo dicek 

Baru tau kalau ternyata masakan woku di kota asalnya ini didominasi oleh ikan. Di Tuna House yang sudah berpartner dengan GO-FOOD, kita bisa memilih antara nasi dan ubi/singkong. Tentu saja gue memilih ubi karena terasa unik. Jarang-jarang kan bisa makan singkong rebus begini di rumah makan.

The one and only sayur bunga pepaya

Kuah asam dan sayur bunga papaya merupakan padanan yang pas untuk menemani lauk ikan mumbu woku tadi. Jangan lupa colek-colek sambel dabu-dabunya yang segar itu yaa.

Tuna house memiliki beberapa cabang di Manado.

Beda lagi menunya  Rahang Tuna yang dibakar.

Dulu rahang tuna merupakan satu bagian yang selalu dibuang dan tak pernah dianggap berharga. Namun setelah diolah kini, justru menjadi salah satu masakan unik yang diincar banyak orang. 

Gue sendiri nggak nyangka kalau di rahang tuna ini memiliki banyak daging dan juga lemak-lemak gurih dan lejat. Sambal dabu-dabu kembali menjadi teman yang pas.

Nah, sekarang urusan diving. Ternyata diving di Manado juga tak kalah dengan Bunaken. Well, sebenarnya keduanya tak bisa dibandingkan seperti apple to apple sih karena memang karakter penyelamannya berbeda..

Bunaken dikenal sebagai spot penyelaman drop off dengan karang-karang cantik dan ikan-ikan berwarna warni seliweran diselingi penyu yang melaju manja.

Nah kalau di Manado itu, objek yang dilihat lebih banyak ke hewan-hewan kecil nan unik, biasa disebut dengan penyelaman macro seperti yang pernah kami lakukan disini. Tempatnya di pantai Malalayang.

pic by @pinneng
pic by @pinneng
pic by @pinneng

Tak jauh dari tempat kami menginap di Whiz hotel, hanya 28.000 saja menggunakan GO-CAR. Murah banget kan?

Dan dengan jarak yang dekat itu kita sudah menjumpai lokasi penyelaman yang sangat menarik. Di pantainya berjajar penjaja makanan dan minuman. Cocok banget menikmati pisang goroho sambal roa ditemani segelas kopi susu sebelum atau sesudah menyelam.

Rasanya rugi kalau ke Manado tapi nggak menikmati sunset. Karena lokasi kami menginap sudah berada di tepi pantai, maka sunset-an tak perlu jauh-jauh. Kami hanya melipir sedikit ke Marina Plaza, dan menikmati sunset di depan Tugu Lilin.

Terlihat banyak pemuda yang  bermain bola, sementara beberapa rombongan anak muda tampak sibuk berselfie-ria dengan latar belakang sunset (yang gue yakin sih bakalan gelap karena back light)

Tonton video perjalanan kami selama di Manado ini

Leave a Reply