Surfing Shipwreck

 

 

Lembongan merupakan salah satu pulau favorit saya, dengan alasan sesederhana disana bisa dilakukan kegiatan diving dan juga surfing. Saya bisa menyalurkan kedua hobi saya.
Shipwreck merupakan salah satu dari 3 point di pantai Jungut Batu. point ombak kanan ( dilihat dari arah surfer ke pantai) yang berkarakter hollow ( ombak cepat melengkung) dan barrel ( menggelung membentuk terowongan) ini bisa menjadi lumayan serius saat gelombang besar diatas 5 feet datang.
Saya beruntung saat itu ombak hanya 3 feet sehingga ombak shipwrek pun tidak terlalu besar, menyenangkan, walaupun surfer yang surfing disana lumayan banyak. Point ini merupakan salah satu point favorit yang masih bisa dipakai walaupun ombak lumayan kecil. Beberapa surfer lokalnya pun menjadi surfer professional .
Lumayan sulit bagi saya untuk mencari posisi yang pas saat mengambil ombak, Jika saya masuk terlalu dalam, gulungan ombak yang lumayan cepat akan membuat saya tertinggal dan tidak dapat melakukan manouver apapun, Tapi kalau saya bergeser sedikit keluar, ramainya orang membuat ada saja yang sudah paddle ( mengayuh) di sebelah kiri saya. Dan memotong jalan orang lain sebenarnya tidak diperbolehkan. Saat seseorang sudahberdiri di bagian dalam, ombak itu sudah menjadi haknya. Tapi rupanya beberapa kali saya nge-drop ( memotong jalan ) ombak orang lain secara tidak sengaja.
Inilah untungnya kalau kita berteman dengan lokal, mereka akan mengarahkan kita pada tempat yang tempat untuk take off ( mengambil ombak ) serta bisa memberi semangat pada kita, diantara para turis bule.
Saat paling tepat untuk surfing di tempat ini adalah saat air pasang. Karena dangkal, jika kita wipe out ( tergulung ombak) hampir dapat dipastikan kita akan mengenai karang di bawahnya. Saya sendiri juga akhirnya mendapat beberapa torehan luka sebagai oleh-oleh. Inilah alasan utama kenapa Shipwreck bukan tempat yang sesuai bagi pemula.

2 Replies to “Surfing Shipwreck”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *