Slide n Dive..

Hal pertama yang menarik saya ke Kupang, jujur aja.. aspalnya!! Dan kenapa pula saya harus tertarik dengan aspal bagus? well, yang terpikirikan langsung ber-longboard ria dengan latar belakang khas Indonesia Timur yang unik, diselingi rombongan sapi atau kambing merumput, padang rumput luas dan pohon pohon Nira..

Selain longboard saya juga dijadwalkan untuk melakukan tiga penyelaman, maka bentuk packing saya jadi rada nggak nyambung antara membawa longboard skate, protector serta wetsuit diving tanpa ketinggalan bikini 🙂

Hari pertama tiba di Kupang langsung disambut cuaca mendung, yang katanya sih sudah berlangsung berhari hari, bahkan disertai angin berkecapatan diatas 16 knot yang membuat kegiatan diving masih menjadi tanda tanya. Wah sempat bertanya tanya juga, bakal ngapain aja nih kalau diving sampai batal total? masa cuma wisata kuliner aja? Maklum termasuk jenis yang susah diam 😀

Tapi ternyata kekhawatiran saya nggak beralasan, tidak sempat merasa bosan, bahkan kekurangan waktu saat mencoba dan mensurvei jalan jalan yang cucok pisaaan untuk ber-longboard ria. Tinggal pilih derajat kecuraman, latar belakang yang diminati, karena semua jalan disana beraspal halus, sehalus pipi model. Yang jadi masalah memang kita harus menunggu saat yang tepat saat matahari tidak berada tepat diatas kepala serta memilih tempat yang tidak terlalu ramai pula.

Semua jalanannya mulussss

Beberapa titik yang sudah saya coba antara lain, pelabuhan Tenau.. ya.. pelabuhan, ternyata bisa menjadi tempat bermain longboard yang seru selama nggak dikejar kejar satpamnya. Disana terdapat peti peti kemas serta forklift raksasa yang menambah efek ‘game’ pada latar belakang, belum lagi saat saya kesana adalah malam hari sehingga tidak mengganggu kegiatan pelabuhan, tapi untungnya adalah efek dari lampu lampu itu sendiri menjadi lebih dramatis.

Jalan raya di depan Goa Monyet juga menjadi korban percobaan kami. Setelah membeli kacang, Dono sang sutradara khusus pengarah gaya monyet langsung beraksi menaburkan kacang kacang di lintasan longboard.. dan setelah semua berkumpul barulah saya meluncur kearah mereka. Jangan khawatir yaaa.. mereka itu lebih pintar dari perkiraan, walaupun sibuk memunguti kacang kacang dengan maruknya begitu mendengar roda longboard saya mereka bubar serentak untuk kemudian balik memunguti sisa kacang kembali.

Nah, ini bagian yang paling seru… setelah tau diving gagal, ternyata ada ganti yang lebiiihhh nggak disangka.. masih diving juga sih.. tapi CAVE DIVING!! Boleh percaya atau nggak, hal ini membuat saya deg deg an setengah mati, bahkan kepikiran pengen dibius supaya bisa tidur malamnya. Bukannya saya mengidap klaustrofobia ( tidak nyaman akan ruang tertutup ) tapi saya juga nggak yakin kalau tidak punya klaustrofobia ( lho gimana sih?) pokonya saya jadi banyak tanya ini itu dengan semua yang sudah pernah goa itu, termasuk pada anak perempuan si Dono yang ngajak saya, dan jawabannya cuma.. “yang paling susah itu turunnya.. licin” Lhaaa… masalah goanya kok nggak dibahas?!

Akhirnya tibalah saat kita berangkat kesana. Crystal Cave namanya. Merupakan goa air tawar. Kami memarkir mobil di keteduhan pohon setelah berkendara sekitar 15 menit dari pusat kota Kupang. Suasana sangat sepi, menambah perasaan galau saya. Persiapan singkat yang dilakukan rasa berlalu secepat jentikan jari.. Setelah berjalan kaki kira kira 5 menit terlihatlah mulut goa itu. Saya harus menuruninya sejauh sekitar 10 meter sampai melihat telaga kecil ditengah goa. Deg! mati aku…

Saya diharuskan melatih buoyancy ketika diving di dalam goa ini karena nantinya kita akan melewati bagian yang berlumpur bagian bawahnya, yang mudah terangkat akibat kibasan fin. Jadilah saya diajar bolak balik selama 5 menit dengan posisi yang diharuskan horizontal. Setelah dirasa cukup, mulailah penyelaman goa saya yang pertama…. *jreeeeenggg*

Hal pertama yang saya rasakan, degup jantung saya gila gilaan nggak bisa tenang, dan di air rasanya kencaaaang sekali. Berusaha menenangkan diri, saya mengikuti nasihat teman, nyanyi sendiri dalam hati. Yang pasti saya bisa dan boleh menyerah kapan saja saya merasa nggak mampu untuk meneruskan samapai di ujung. Setelah berhasil menenangkan detak jantuk barulah saya bisa menikmati penyelaman ini sepenuhnya.. dan memang mengagumkan sekali. Ruang di dalam goa tidak terlalu sempit, dengan lebar 6 meter dan tinggi sekamar saya leluasa mengatur jarak. Di satu titik bahkan terdapat halocline, pertemuan antara air laut dan air tawar yang berbeda berat jenis, sehingga terbentuk garis pemisah di tengah ruangan. Indah dan sekaligus menegangkan. Ketika melewatinya pandangan terasa kabur, seperti garis kabur antara air dan gula cair.

Si Kerang Raksasa nampang, pic. Muljadi Pinneng Sulungbudi

dipasang tali juga buat penunjuk arah. pic. Muljadi Pinneng Sulungbudi. objek penderita : Riyanni

Halocline, pic. Muljadi Pinneng Sulungbudi

Melewati halocline, sampailah kita ke satu area yang cukup sempit dimana kita harus masuk satu persatu karena hanya selebar 1 meter. Nah dari sini sudah nggak jauh lagi dan kamipun naik ke permukaan. Ternyata saya berada di satu ruangan beratap sangat rendah, hanya sekitar 3 meter dengan beberapa stalagtit kecil menggantung. Terkadang ada beberapa kelelawar yang berkunjung, yang berarti ada jalan masuk walaupun kecil disana, menjamin terdapat pertukaran udara.

Setelah berhasil sampai di ujung, sisanya menjadi mudah, perjalanan kembali benar benar dapat saya nikmati, terlebih lagi terdapat fosil kerang raksasa, serta fosil kerang kerang kecil yang masih terbilang utuh tertanam di langit langit atau dinding goa. Amazing.. Penyelaman goa pertama saya sangat berkesan.

Di Kupang tiada hari tanpa wisata kuliner, yang sempet saya foto sih mie hitam, yang walaupun bentuknya meragukan ternyata enaaak banget! Makanan lain sih keburu habis sebelum difoto 😀

foto fav saya, hebat sekali semen ini pasti.. 😀

for more info pls visit www.divekupangdive.com

6 Replies to “Slide n Dive..”

  1. 5 bintang 4 jempol 1 hati :p buat gemala hanafiah… Keren al, semoga bisa ketemu sama al trus diajarin surfing n diving (berdoa dgn penuh kesungguhan sambil liat blognya)… Amiiinnn 😀 :D… Salam kenal ya al

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *