Phuket: competition and Agogo show

bingung mau makan apa, semua enak đŸ˜€
Bangla Road
Phatong beach
Panas2 juga tetep nyengir semua
Podium

Budget travel dari kantor yang ga mungkin saya sia siakan, menghadiri event kompetisi Quiksilver di Phuket, Thailand,  pasti bakal jadi pengalaman yang super seru. Meskipun begitu, ternyata saking tegangnya, saya malah ketinggalan pesawat!! Perasaan nggak ada yang kasih tau ke saya kalo Jetair itu grupnya Value air, jadilah saya mondar mandir di area cek in mencari cari sign Jetair yang nggak tampal dimana pun. Akhirnya seorang bapak porter tua meberikan keterangam yang benar.. “di value air,mbak” Tapi apa daya. Akhirnya saya berusaha mengejar penerbangan esok harinya.
Semakin mendekati tujuan, kupu kupu di dada saya semakin beterbangan liar. Gimana nggak tegang, ini pertama kalinya saya ke Phuket, sendiri pula, menegangkan tapi seru.
Untung aja transportasi dan akomodasi sudah diurus kantor cabang Thailand hasil email emailan.
Rasanya nggak beda jauh ah, pikir saya, masih banyak pohon karet dan hutan2 di sepanjang jalan.. Tapi pikiran itu berubah melihat kualitas jalannya, lebar dan bagus banget!!
Karen ini kunjungan official, setiap hari saya harus stand by di pantai Phatong,  dimana Asian Surfing Championsip ini berlangsung. Untung aja masih ada temen temen dari Indonesia yang ikutan kompetisi, jadi masih ada temen gosip diantara masa yang berbahasa thai dan inggris.
Surfer Indonesia lumayan disegani untuk ukuran Asia Tenggara, makanya pas saya dan Bone (surfer girl dari Nias) mondar mandir, para surfergirl lokalnya melototin antara penasaran dan ngeri #jiaah pede beneerr..
Walaupun ombaknya kecil dan pastinya nggak akan dilirik sebelah mata kalau di Indonesia, kami nggak punya pilihan lain selain melanjutkan kontes. Pada kenyataannya para surfer dari Indonesia mendominasi di semua divisi, longboard, woman open, master (diatas 35th), apalagi divisi Men open, satu podium dari Bali semua.
Naaah pada malam hari beda lagi ni ceritanya. Pasti udah ga asing lagi dengan fakta kalau di Thailand ini komunitas trans gender nya sangat berkembang. Penasaran kami memutuskan untuk berjalan jalan di sepanjang Bangla Road, dan benar saja… pemandangan yang tersaji di depan muka membuat mulut menganga.
Para pekerja wanitanya berseliweran dengan two pieces super sexy, dan saya masih susah membedakan mana yang asli dari sononya, mana yang hasil ketok magic.
Semakin malam semakin semarak. Di tiap window display para penari meliliti tiang yang disediakan, saya sampai kesandung sandung gara2 jalan sambil terbengong-bengong, tapi pada akhirnya malah minta difotoin dengan latar belakang para penari2 itu hehehehe…
Belum lagi kami disodori semacam menu yang berisi atraksi2 yang dijamin liar tapi takutnya buat eneg.Hmmm nggak kebayang kerjaan mereka tiap malam seperti ini, mental dan fisiknya pasti udah kuat banget.
Ada kejadian lucu tapi buat mangkel juga sih.. Para penjual makanan di area sea food niat bener kalo nawarin para turis yang lewat untuk sekedar mampir liat2 ikan, bahkan kami dihadang dengan tangan terentang plus pasang muka cwmberut “you come inside, the food is good here! Cheap! You Indonesia? We give you cheap price!!” tapu kami bener2 nggak boleh pergi, jadi serasa main gobak sodor jaman dulu. Yang tadinya saya masih ketawa ketawa liat gaya sok seriusnya akhirnya jadi sebel beneran, dan kami memutuskan makan di restoran sebelahnya.. Salah sendiri mas, ngotot banget siih.
Akhirnya hari bebas tibaaa, setelah kompetisi selesai kami bisa mengunjungi pantai pantai tetangga seperti Kata, Nai Harn.. Tetep yang buat iri adalah jalanannya bagus banget, dibangun untuk bertahan 50th.. Bukan sekedar 6bulan seperti yang banyak terjadi di Ind. Penataan dan kebersihannya juga jempol!
Walaupun menurut saya pantai pantai di Ind masih belum bisa tersaingi keindahannya tapi untuk urusan penataan area tourism nya.. Angkat tangan dah..
Eniweiiii.. Saya udah kangen bamget jadinya pulang ke Jawa Barat, kangen ombak dan temen2 disana, traveling memang bisa membuat kita lebih menghargai apa yang kita punya đŸ™‚

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *