Kawah Putih – The Magical Scenery

kawah_putih

Kawah Putih. Nah kalau yang satu ini sudah pernah gue kunjungi saat hunting foto jaman kuliah dulu. Yang gue inget emang suasananya yang serba putih dan hijau toska, diselingi pepohonan kering yang tumbuh di pinggirannya.

Kawah Putih or White Crater. I’ve been to this place years ago during collage. Yes, I remembered the all white and tosca scenery back on my mind. Also the dry branches that grow scattered.

Kawasan ini terbentuk karena meletusnya Gunung Patuha pada abad ke -10. Dan selama berabad-abad pula kawasan ini dianggap angker, sampai pada tahun 1837 seorang ahi bernama Franz Wilhem Junghun memutuskan untuk mengunjungi Kawah Putih tersebut. Mulai dari saat itu Kawah Putih banyak dikunjungi orang hingga akhirnya tahun 1987 dibuka secara resmi menjadi objek wisata.

The Crater was made from the Mount Patuha eruption on 10th century. For years people afraid to visit this crater, until on 1873, scientist named Franz Wilhem Junghun decided to visit the crater and made a beautiful painting. Since than many people come to enjoy the scenery.

kawah_putih_foto

Suhu udara cukup dingin pada ketinggian 2090 meter diatas permukaan laut, sehingga akan bijaksana kalau kita juga membawa baju hangat saat berkunjung. Kadang kala aroma Sulfur cukup menyengat. Tidak heran banyak orang yang menjajakan masker di pintu masuk.

The temperature quite low as this place located 2090m above sea level. It’s a good idea to bring sweater or any warmer clothes. The smell of the Sulfur also can be bit strong, no wonder they sell a mask before the entry.

Meskipun begitu, kawasan ini juga mejadi objek lokasi pemotretan pre-wedding, sehingg pengelola setempat menempatkan harga khusus begi sesi pemotretan pre-wedding, diluar harga kunjungan normal seharga 18.000/orang.

Also famous for pre-wedding photo location, that’s why the management give a special price for the pre-wedding, beside a normal price IDR 18.000/person.

Kawah ini memiliki danau dengan air yang mengandung belerang berwarna kehijauan, dan dapat berubah warna menjadi kebiruan, putih, bahkan kecoklatan tergantung tinggi atau rendahnya konsetrasi sulfur saat itu.

The Crater has lake, with sulfur concentrate. This is the reason why the colour can be change between bluish, greenish, white even brown, depends on the level of the sulfur concentrate at that moment.

More info : www.kawah-putih.com

Big thanks  Tourism Ministry of Indonesia, for more places please visit Indonesia.travel

And dont forget to join competition for FREE KOMODO TRIP !! for further information please visit INATopBucketLIst from Tourism Ministry of Indonesia. Good luck everyone :))

Feel free to share this article.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *