Jetset Sumbawa Trip

tropical – lefhander reef
Look at all gear, all new πŸ˜€
Surf Tropical
Our ‘office’
waves rigth in front of the hotel

Sumbawa local : Jay, Theo, Cahyo

All Crew

Jangan iri jangan dengki kalau saya bilang trip kali ini ke Sumbawa Barat pun gratisan karena diajak, tepatnya untuk pemotretan Diving dan Surfing di majalah Divemag Indonesia. Nggak menyangka kalau saya bisa mengulangi kunjunganΒ  ke Sumbawa ini, karena yang pertama sangaaaaatt kurang puas, biasa.. kurang lama πŸ™‚
Dan kenapa pula trip kali ini jetset? gimana nggak, undangan dari Newmont berarti full service dari mereka, mulai dari disediakannya chopper yang mengeluarkan sisi kampungan saya dengan tidak henti hentinya berfoto sampai mendarat! Akomodasi kelas satu, apalagi buat saya yang begitu tau kita akan menginap di Tropical, salah satu spot lefthander maknyos Sumbawa Barat, wuiiihhh … langsung pengen joget ditempat.
Sumbawa Barat belum mengekspose dan terekspose untuk masalah dive mendive, belum ada dive operator makanya semua disediakan Newmont, bahkan kami harus mencabut tag dari semua peralatan yang disediakan.. all brand new!!
Tapi.. semua ada tapinya, kami harus menghadiri kuliah dadakan di siang bolong, tentang keamanan dan tetek bengek disekitar tambang, sebagai tahapan yang memang harus kami lalui jika ingin berkegiatan di area tambang, serta ada tesnya lho diakhir penjelasan.. Belum lagi ada tes darah untuk mengecek apakah kami terkena malaria. Hmmm yang satu ini sangat ditakuti oleh ibu Editor in Chief Divemag πŸ˜€
Secara garis besar ada beberapa site yang mereka rekomendasikan untuk dicoba : Senunu, dimanaΒ  terdapat pipa tailing untuk pembuangan, Lawar, dimana terdapat drop off, dan di Benete, dimana Newmont menempatkan reef ball sejak tahun 2005. Bahkan mereka mencoba site baru di salah satu pulau yang berjarak 1 jam dari Benete.
Secara perginya bareng Divemag kayanya lebih afdol kalau penjelasan site site tersebut nanti dibaca aja di edisi Sumbawa nya, lebih kompeten πŸ™‚
Dari delapan kali dive yang lakukan saya hanya hadir tiga kali aja, sisanya kabur tidur siang dan surfing hihihi.. godaan untuk surfing masih lebih besar rupanya,Β  apalagi hadir dengan indahnya di depan mata, tinggal gelinding sedikit dan nyeburlah.. Ada beberapa point di Jelengah dan Maluk, seperti Scar reef, Yoyo’s, Super Suck, dari namanya aja udah buat hati bergetar getar, yang pasti sih memang nggak bisa untuk belajar. Sepertinya pilihan saya terdengar paling eksotis : Tropical.
Tropical dan Yoyo’s bersebelahan dengan posisi Yoyo’s lebih terbuka sehingga tidak memerlukan swell besar untuk membuatnya ‘on’, dan musim hujan antara akhir hingga awal tahun lah yang paling pas untuk surfing di kedua tempat tersebut. Nggak salah waktu nih.
Nice shaped lefthander dan bisa lumayan heavy jika swell diatas 5 feet, dapat dipakai saat surut maupun pasang, tapi lebih baik cari aman πŸ™‚ nggak crowded sama sekali, paling banyak 7 orang, surga dunia bagi yang sebal drop dropan.
Selain kegiatannya, saatnya kita bicarakan makanan disini… Plecing Kangkung! Yes, makanan ini hampir tiap hari hadir dengan manisnya diatas meja, bagi yang tidak terbiasa dengan rasanya yang pedas siap siap aja rajin bolak balik ke belakang ( termasuk saya, walaupun saya penggemar sambel ). Ada juga Sepat, ikan goreng yang dihidangkan bersama dengan sup asem berwarna susu, aduh yang isinya apa ya.. saya menemukan irisan mangga, labu, berbagai macam daun… Tak ketinggalan puding susu kerbau, yang bentuk nya mirip mirip puding karamel, dan begitu suapan pertama hinggap, mmmm.. seperti makan sate kambing lembut ( beneran.. )
Waktu seminggu yang tersedia tanpa terasa habis sudah, waktunya meninggalkan alam Sumbawa, leha leha di kolam renang hotel, semua sesi surfing dan diving, nyemil nyemil di pinggir pantai sambil ngecengin sunset..
Anyway, walau sudah dua kali ke Sumbawa Barat, saya nggak keberatan kok kalau ada yang ngajak lagi πŸ˜€

9 Replies to “Jetset Sumbawa Trip”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *