Belajar Surfing Kelas 3

Mari kita masuk ke jenis jenis pantai yang pas untuk ber surfing ria!

Karakter pantai

– Beach break
Contoh yang paling gampang untuk beach break adalah : Pantai Kuta! Pantai jenis ini berdasar pasir, panjaang tanpa lekuk lekuk garis pantai, umumnya lebih berarus. Nah justru dari arus itulah maka ombak yang pecah jadi bisa digunakan untuk surfing. Arus yang ada pasti membentuk alur memutar, ada yg menuju ke tengah, dan sebaliknya, menuju ke darat. Pengetahuan ini sangat berguna jika suatu saat.. Amit2sih.. Kebawa arus ke tengah, karena akan percuma kita lawan. Lebih baik simpan tenaga, berusaha ngambang dan saat terasa perubahan arus berenang mengikutinya kembali ke darat. Nah, ombak akan tertahan pecahnya di arus yg menuju laut, disini jugalah letak channel ( area bebas ombak ) untuk masuk atau paddle out. Kejelian membaca arus di beach break sangat berguna untuk menentukan posisi kita mengambil ombak dan menghemat tenaga. Kia bisa memanfaatkan arus channel menuju titik ombak, dan riding ombak tersebut kembali ke arah darat.

– point break
Pasti jadi inget judul pelm jaman dulu nih, mas Keanu πŸ™‚
diambil dari istilah point surfing yang dasarnya terdapat karang atau batu di satu tempat, sehingga ombak pecah selalu di tempat yang sama. Point yang seperti enak karena kita nggak usah bingung bingung lagi menetukan posisi ombak pecah, dan arah arusnya pun biasanya nngak berubah.. Semakin dangkal karang yang terletak di bawahnya, semakin cepat dan bisa membentuk barrel (mirip trowongan) ombaknya. Β Contoh point break itu seperti Padang Padang di Bali, One Palm di Panaitan atau yang unyu : BatuKaras di Jawa Barat.

Dari bentuk dasar yang berbeda bed itu membuat ombak mempunyai karakter yang berbeda beda :

Mellow
Mellow bellow seperti namanya, pastinya ombak dengan karakter ini pecah dengan laaambat.. bentuknya cenderung gendut (walaupun belum tentu imut), cucok buat yang baru belajar dan longboarder kalau lumayan panjang. Ombak mellow karena dasarnya dalam, tidak terdapat dasar yg meninggi secara tidak teratur.

Hollow
Ombak cepat dengan dinding ombak berdiri, cepat, terbentuk bila dasarnya lebih dangkal. Ombak jenis ini paling seru buat trik trikan, tapi resikonya kalo jatuh juga kemngkinan besar bisa punya tatto karang gerateess.

Barrel
Ombak cepat yang membentuk terowongan, paling populer jadi poster poster surfing. Ombak begini dasarnya ekstra dangkal, dan walaupun indah bentuknya bukan berarti mudah, expert only deh..

Yaakkk.. Selesai sudah belajar surfing secara teorinya, ambil papan dan langsung meluncur cari instruktur yaaa πŸ˜‰

kelas 1
kelas 2

10 Replies to “Belajar Surfing Kelas 3”

  1. mb kalo boleh mau dong aku diajarin langsung, sapa tau aja kapan kek mb ke pantai bawa papan aku ikutin… udah nyoba beberapa kali masih belum bisa poping juga mb… kayaknya emang butuh instruktur, hehe

  2. ukuran boardnya berapa? sebenarnya belajar teori itu sehari juga cukup. Untuk dasar2nya aja. Selanjutnya emang harus sering dicoba, dan lebih cermat memperhatikan surfer lain untuk posisi badan, posisi ambil ombak dan lain2 πŸ™‚

  3. tips khususnya apa yaa.. karena memang untuk saat2 pertama itu bakalan pegel dan sakit bagian leher belakang, otot lengan bawah ( bi or trisep sih hehehe gw ga pernah hafal) dan mempertahankan badan di posisi extension sambil jaga keseimbangan itu pe er banget. Tapi semakin sering dilakukan memori otot akan terbentuk, lama2 usaha yang dikeluarkan ga akan sebanyak saat2 pertama coba. Kuncinya cuma… sesering mungkin πŸ™‚

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *